bling

profile icons

Selasa, 11 Desember 2012

cara merawat rambut bagi wanita berjilbab

Walau rambut tertutup jilbab, bukan berarti perawatannya dilupakan. Berikut ini beberapa tips perawatan untuk Anda yang mengenakan jilbab agar rambut dan kulit kepala tetap sehat.
Perawatan untuk rambut yang kerap menggunakan penutup kepala tentu berbeda dengan yang tidak. Beberapa masalah yang kerap dikeluhkan adalah rambut berketombe dan rontok. Tentu semua masalah tersebut bisa dicegah dengan perawatan yang tepat.

→ KENALI KONDISI RAMBUT
Rambut yang lembap dan berminyak menjadi tempat favorit jamur penyebab ketombe. Untuk itu, selalu kenakan jilbab dalam keadaan rambut kering. Bagi yang hobi menggunakan conditioner, sebaiknya gunakan hanya di daerah ujung rambut. Menggunakan conditioner dari akar rambut akan membuat rambut semakin lembap dan mengundang ketombe.

Masalah umum rambut kering adalah kerontokan. Rambut yang kering, ketika bergesekan dengan kain jilbab akan rontok. Solusinya, rawat rambut Anda dengan perawatan mengatasi kekeringan rambut. Shampo untuk rambut kering, conditioner, serta creambath teratur bisa membantu mengatasi rambut kering yang rapuh. Gunakan jilbab dengan bahan halus yang tidak terlalu keras menggesek rambut.

Ada banyak alasan untuk tidak mengenakan jilbab pada saat rambut basah. Pertama, rambut yang basah lebih rapuh daripada rambut kering. Terlalu banyak gesekan pada rambut basah bisa mengakibatkan mudah rontok. Kedua, rambut yang lembab tertutup menjadi tempat favorit munculnya ketombe. Ketiga, rambut basah yang menjadi lembap saat ditutup dengan kain bisa menyebabkan bau tidak sedap saat jilbab Anda dibuka. Jika terburu-buru, gunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut.

→ CARA MENGGUNAKAN JILBAB
Jilbab yang terlalu ketat membuat rambut dan kulit kepala sulit bernapas. Selain itu, sering kali terlalu ketat mengencangkan jilbab bisa menyebabkan sakit kepala. Gunakan lapisan dalam jilbab yang tidak terlalu sempit dan menekan rambut. Pilih lapisan dalam yang nyaman dengan bahan yang tidak membuat kulit kepala mudah panas. Beri ruang untuk rambut dan kulit kepala bernapas. Sirkulasi udara yang baik, bisa membantu membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.

Hindari juga mengikat jilbab di bagian leher yang akan menghambat sirkulasi udara ke kepala. Sirkulasi udara yang baik akan membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.
Seperti pernah dipelajari pada saat sekolah dasar, warna gelap paling banyak menyerap cahaya. Jika akan banyak terpapar panas sinar matahari, sebaiknya pilih jilbab dengan warna yang terang. Jilbab berwarna gelap menyerap panas secara maksimal dan memicu produksi keringat yang membuat rambut lembab. Gunakan warna terang lebih sering dan bahan yang mudah menyerap keringat agar kulit kepala lebih sehat.

→ PERAWATAN
Jangan lupa menjaga kebersihan dan membersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur. Kenali shampo yang tepat untuk jenis rambut Anda untuk hasil yang maksimal. Untuk yang memiliki rambut berminyak, usahakan untuk mencuci rambut dengan shampo setiap hari. Menjaga kebersihan dengan baik bisa memperkecil risiko kerusakan kulit kepala dan rambut Anda.

Setiba di rumah, lepas jilbab Anda untuk memberi kepala kesempatan untuk bernapas. Ritual kecil yang simpel ini berpengaruh besar pada kesehatan rambut Anda. Memberikan udara segar pada rambut bisa membantu mengurangi kelembapan kulit kepala yang bisa menyebabkan kerontokan dan ketombe.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengikat rambut terlalu ketat saat mengenakan jilbab. Tarikan yang kuat pada kulit kepala bisa membuat rambut rapuh. Pilih pengikat rambut dengan bahan yang lembut untuk mengurangi ketegangan saat mengikat rambut. Gunakan penjepit rambut untuk membantu menjaga kerapihan rambut.

Kesehatan rambut Anda sangat bergantung pada seberapa besar usaha untuk menjaganya. Untuk membuat rambut sehat dari dalam, jangan lupa konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B-6, B-12, asam lemak omega-3, zinc, protein, dan vitamin C. Makanan seperti ikan salmon, kacang-kacangan, tiram, sayur bayam serta pisang bisa membantu menambah nutrisi rambut secara alami.

Langkah setan menelanjangi wanita

1. membuka bagian tangan. telapak tangan mungkin sudah terbiasa terbuka, maka setan membisikkan kpd para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). “ah tdk apa2, kan msh pakai jilbab dan baju panjang” begitu bisikan setan.

2. membuka leher dan dada. setelah menampakkan tangan mjd kebiasaan, maka datanglah setan utk membisikkan hal baru lg. “kini buka tangan sudah lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yg lbh maju lg, yakni terbuka bagian atas dada kamu”. maka dipakailah pakaian yg terbuka bagian leher dr yg model 1/2 lingkaran sampai bentuk ‘V’ yg tentu semakin menampakkan ‘ehem-ehem’.

3. berpakaian tp telanjang. setan berbisik “pakaian ko hanya itu2 saja, cari model atau bahan lain yg lbh bagus. banyak model yg kainnya tipis lalu bentuknya ketat biar agak enak dipandang. walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan.

4. agak dibuka sedikit. setelah para muslimah mengenakan pakaian yg ketat dan transparan, setan membisiki lagi “pakaian spt ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit apa ga sebaiknya dibelah hingga lutut atau mendekati paha? dgn itu kamu akan lbh leluasa, lbh kelihatan lincah dan enerjik”. lalu dicobalah ide baru itu. memang benar dgn dibelah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lbh enak atau leluasa, terutama jika akan duduk atau naik ke jok mobil. “yah terbuka sedikit kan tdk apa2 yg penting enjoy”.

hingga tahap ini pakaian muslimah masih tetap utuh dan panjang. kini mulailah setan pd tahap berikutnya:
1. membuka telapak kaki dan tumit. setan berbisik “baju panjang benar2 membuat repot, kalau hanya dgn membelah sedikit bagiannya msh kurang leluasa, lbh enak kalau dipotong saja hingga atas mata kaki” ini baru agak longgar. “oh ada yg kelupaan, kalau kamu pakai baju yg demikian maka jilbab besar tdk cocok lg, sekarang kamu cari jilbab yg kecil agar lbh serasi dan gaul. toh orang tetap menamakannya dgn jilbab”.

2. membuka 1/4 kaki hingga betis. terbuka telapak kaki sudah biasa dilakukan, toh orang2 yg melihat tdk begitu peduli. maka setan berbisik lagi “kalau langkah kakimu msh krg leluasa, carilah model lain yg lbh enak, bukankah banyak model rok 1/2 betis yg dijual di pasaran? cobalah pakai itu agar lbh leluasa bergerak”.

3. terbuka seluruh betis. kini di mata si wanita, zaman benar2 telah berubah. setan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. terkadang si wanita berpikir, apakah ini tdk menyelisihi wanita di masa nabi dahulu. namun buru2 setan menjawab “ah nggak! kan sekarang jaman sudah berubah, kalau jaman dulu lelaki mengangkat pakaiannya hingga 1/2 betis, maka wanita harus menyelisihinya dgn menjulurkan hingga ke telapak kaki. sekarang banyak laki2 yg menurunkan pakaiannya hingga ke bwh mata kaki, maka wanita hrs menyelisihi dgn mengangkat pakaian hingga ke 1/2 betis atau kalau perlu lbh keatas lagi”

tapi bukankah itu tdk mjd fitnah bagi kaum lelaki?? “fitnah?!! ah itu kan jaman dulu. di masa itu laki2 tdk suka kalau wanita menampakkan auratnya, shg wanita2 mereka lbh byk dirumah dan pakaian mereka sangat tertutup. tp sekarang kan sudah berbeda. kini kaum lelaki kalau melihat bagian tubuh wanita yg terbuka malah senang dan mengatakan ooh atau wow. bukankah ini sudah tdk akan dikatakan fitnah krn sudah sama2 suka?? lihat saja model pakaian disana-sini mulai dr yg dijual di emperan sampai yg bermerk kenamaan, semua menawarkan model pakaian yg dirancang khusus di jaman ini. kalau kamu tdk mengikutinya, kamu akan mjd wanita yg ketinggalan jaman”
begitulah setan telah berhasil merayu agar para muslimah meninggalkan hijab mereka…
anda tertarik menjadi wanita dlm kisah di atas??

kesalahan-kesalahan dalam hal berpakaian

1. Mengenakan pakaian yang sempit, transparan (tembus pandang) dan yang membuat orang tertarik untuk memandang.

 Allah berfirman:
"Dan janganlah wanita-wanita muslimah menampakkan perhiasan mereka kecuali kepada para suami mereka." (An-Nur: 31).
"Dan janganlah mereka (wanita-wanita muslimah) memukulkan kaki-kaki mereka untuk diketahui apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka." (An-Nur: 31).
Jika memperdengarkan suara perhiasan seperti gelang kaki atau perhiasan sejenisnya yang tersembunyi tidak dibolehkan, maka bagaimana pula dengan perhiasan yang tampak nyata, lebih dari itu bagaimana halnya dengan menampakkan lengan tangan, dada, betis bahkan paha?

2. Mengenakan pakaian yang terbuka dari bawah, atau tidak menutupi betis, dua telapak kaki, punggung, mengenakan celana pendek juga pakaian-pakaian yang menampakkan kecantikan wanita di hadapan laki-laki bukan mahramnya.

Sesungguhnya munculnya keadaan ini telah pernah disinyalir oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam . Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Dua (jenis manusia) dari ahli Neraka yang aku belum melihatnya sekarang yaitu; kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya, dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundaknya dan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk onta yang condong. Mereka tidak akan masuk Surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi Surga telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian." (HR. Muslim, shahih).

3. Mengenakan pakaian yang berlengan pendek, termasuk di dalamnya mengenakan kaos sehingga menampakkan kedua lengan tangan.

Ini jelas haram karena tidak menutup aurat. Tetapi betapa banyak wanita muslimah yang tidak memperhatikan masalah ini, sehingga mereka mengenakan pakaian tersebut di jalan-jalan, di pasar dan di tempat-tempat umum. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Wanita adalah aurat, maka jika ia keluar setan membuatnya indah (dalam pandangan laki-laki)." (HR. At-Tirmidzi, hasan shahih). Yakni setan membuat segenap mata memandang kepada si wanita sehingga menimbulkan fitnah.

4. Mengenakan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki, baik dalam bentuk maupun ciri-cirinya.

Wanita memiliki pakaian khusus dengan segenap ciri-cirinya, dan laki-laki juga memiliki pakaian yang khusus, yang membedakannya dari pakaian wanita. Dan wanita tidak diperbolehkan menyerupai laki-laki dalam hal pakaian, penampilan dan cara berjalan. Dalam hadits shahih disebutkan:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki." (HR. Al-Bukhari, shahih).
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki." (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya, sanad hadits ini shahih menurut syarat Muslim).

5. Mengenakan konde (sanggul) rambut, karena ia termasuk menyambung rambut.

Ketika acara walimah pernikahan atau acara-acara pesta lainnya banyak wanita muslimah yang berdandan dengan sanggul rambut. Ini adalah dilarang. Asma' binti Abi Bakar berkata, seorang wanita datang kepada Nabi `. Wanita itu berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mempunyai anak perempuan yang pernah terserang campak sehingga rambutnya rontok, kini ia mau menikah, bolehkah aku menyambung (rambut)nya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
"Allah melaknat perempuan yang menyambung (rambut) dan yang meminta disambungkan rambutnya." (HR. Muslim).
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang wanita menyambung (rambut) kepalanya dengan sesuatu apapun." (HR. Muslim).

Termasuk dalam hal ini adalah mengenakan wig (rambut palsu) yang biasanya dipasangkan oleh perias-perias yang salon-salon mereka penuh dihiasi dengan berbagai kemungkaran. Kebanyakan orang-orang yang melakukan hal ini adalah kalangan artis, bintang film, pemain drama, teater juga wanita-wanita yang kurang percaya diri dan ingin tampil lebih. Mudah-mudahan Allah menunjuki mereka dan kita semua.

6. Mengecat kuku sehingga menghalangi air mengenai kulit ketika berwudhu.

Setiap kulit anggota wudhu tidak boleh terhalang oleh air, termasuk di dalamnya kuku. Mengenakan cat kuku menjadikan air terhalang mengenai kuku, sehingga wudhu menjadi tidak sah. Allah berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman, bila kalian hendak mendirikan shalat maka basuhlah wajahmu dan kedua tanganmu hingga ke siku, dan usaplah (rambut) kepalamu dan kakimu hingga ke mata kaki." (Al-Maidah: 6).
Biasanya yang mengecat kuku adalah para wanita, tetapi larangan ini berlaku umum, baik laki-laki maupun wanita.

7. Memakai kuku palsu atau memanjangkan kuku tangan dan kaki.

Ini adalah menyalahi fithrah, dan larangan ini berlaku umum, baik bagi laki-laki maupun wanita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ada lima fithrah; yaitu memotong rambut kemaluan, khitan, menggunting kumis, mencabut rambut ketiak dan memotong kuku." (Muttafaq alaih).
Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata:
"Kami diberi waktu dalam menggunting kumis, memo-tong kuku, mencabut bulu ketiak dan rambut kemaluan agar kami tidak membiarkannya lebih dari 40 malam." (HR. Muslim).

Meskipun bagi sementara orang, memanjangkan kuku ada manfaatnya, misalnya untuk keperluan-keperluan khusus, tetapi ia tidak menjadikan hukumnya berubah menjadi boleh. Karena itu setiap muslim harus menjaga agar kukunya tidak sampai panjang, segera memotongnya jika telah tumbuh. Adapun di antara hikmahnya adalah untuk menjaga kebersihan, sehingga ia merupakan salah satu tindakan penjagaan.

8. Tidak memakai kerudung (penutup kepala).

Malapetaka besar yang dipropagandakan oleh kaum sekuler dan murid-murid orientalis adalah pendapat bahwa kerudung (penutup kepala) hanyalah kebudayaan Arab belaka, tidak merupakan perintah syari'at. Oleh mereka yang terbiasa tidak memakai kerudung, pendapat ini merupakan legitimasi dan pembenaran terhadap perbuatan mungkar mereka. Sedangkan mereka yang masih labil dan perlu pembinaan, mereka menjadi bimbang, tetapi biasanya mereka lebih mudah mengikuti trend yang ada. La haula wala quwwata illaa billah. Tidak seorang ulama salaf pun yang berpendapat kerudung (penutup kepala) bukan perintah agama. Pendapat aneh ini hanya terjadi di kalangan cendekiawan muslim yang jauh dari tuntunan salaf. Dan dalil masalah ini sebagaimana disebutkan dalam pembahasan-pembahasan terdahulu.

9. Tidak memakai kaos kaki, sehingga tampak telapak kakinya.

Bagi sebagian muslimah yang ta'at memakai pakaian muslimah pun, terkadang masalah ini dianggap sepele. Telapak kaki termasuk aurat, karena itu ia harus ditutupi, membiarkannya kelihatan berarti kemungkaran dan dosa. Dalil masalah ini sebagaimana disebutkan dalam masalah-masalah terdahulu.

Wanita pada dasarnya sangat senang dipuji, baik kecantikannya, kelembutannya dan sifat-sifat indahnya yang lain. Tetapi banyak yang terperosok jauh, ingin dipuji kecantikannya, meski dengan resiko membuka aurat, agar tampak lebih indah mempesona. Ingatlah, wanita adalah sumber fitnah. Dan fitnah terbesar dari wanita adalah soal auratnya. Kaum muslimah yang menutup aurat secara syar'i berarti telah memberikan sumbangan terbesar bagi tertutupnya sumber fitnah. Karena itu, berhati-hatilah wahai kaum muslimah dalam hal berpakaian! (as/ain). http://www.suaramedia.com

Apa Syarat Hijab Syar'i

Dalam berhijab syariah mensyaratkan beberapa hal, diantaranya sebagai berikut:

  1. Hijab menutupi seluruh badan. Dalam ayat disebutkan "jalabib", bentuk jamak dari jilbab yang berarti pakain yang menutup seluruh badan.
  2. Kain yang digunakan tebal, mampu mencegah dan menghalang-halangi pandangan. Dari Aisyah diceritakan bahwa Asma' binti Abi Bakar masuk kepada Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam dengan berpakaian tipis. Maka Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam memalingkan wajahnya. (HR. Abu Dawud)
  3. Hijab yang digunakan tidak mengandung perhiasan. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda: "Dua golongan termasuk ahli neraka dan aku tidak akan melihat mereka; (yaitu) kaum yang mempunyai cambuk seperti ekor sapi dan memukulkannya kepada orang lain, dan perempuan yang berpakaian (tapi) telanjang". (HR. Muslim).
  4. Longgar tidak ketat
  5. Hijab tidak berbau wangi (tidak diberi parfum)
  6. Hijab yang digunakan tidak membawa unsur tasyabbuh (menyerupai) dengan pakaian lelaki

Berhijab bukan tradisi kalangan Arab seperti yang dikatakan oleh sekelompok orang. Berhijab adalah perintah Allah untuk menjaga maslahah secara umum dan menjaga kehormatan perempuan. Perintah hijab tidak membuat perempuan menjadi kesulitan. Sebaliknya perintah hijab adalah memuliakan dan melindungi kehormatan perempuan. Wallahu A'lam Bis Shawab

Sumber: Rawa'i'ul  Bayan (Syaikh Ali As-Shabuni), Juz. 2

Kesalahan Dalam Cara Memakai Hijab

Mengenai penggunaannya, jilbab itu sendiri bukanlah jenis jilbab atau kerudung gaul seperti fenomena yang sering kita lihat sekarang-sekarang ini. Kerudung yang digunakan haruslah syar’I dan sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah dan Rasulnya, baik itu dala Al Qur’an ataupun hadits. Nah, disini akan dibahas sedikit mengenai jilbab atau lebih ke gaya berbusana kaum muslimah yang seharusnya atau kita kenal dengan istilah syar’i.
Berikut Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam berkerudung dan berbusana muslimah
  • Kerudung tidak menutupi dada. Ini bertentangan dengan firman Allah SWT dalam Al-qur’an “.. dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya … ” (QS. An Nur : 31)
  • Rok kurang panjang (agak ngatung). Hal ini tidak sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tarmizi dan Nasa’i, dari Ummu Salamah r.a. “”Ya Rasulullah, bagaimana dengan perempuan dan kain-kain mereka yang sebelah bawah?” Sabda Rasulullah S.A.W : “Hendaklah mereka memanjangkan barang sejengkal dan janganlah menambahkan lagi keatasnya”
  • Pakaian ketat dan menampakkan bentuk tubuh. Selain terlihat dan terasa sesak, ternyata pakaian yang ketat juga tidak baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa pakaian yang ketat menyebabkan kulit kekurangan ruang untuk bernafas. Akibat yang ditimbulkan dari mengenakan pakaian ketat – mulai dari yang teringan seperti biduran, adanya bercak ringan di bagian tubuh tertentu sampai dengan penyakit yang cukup berbahaya, seperti kemandulan dan kanker.
  • Menggunakan riasan make up yang tebal.. Menggunakan riasan make up bagi seorang perempuan tidaklah dilarang, tapi anjurannya adalah ‘jangan berlebihan’ karena segala sesuatu ynag berlebihan itu tidak baik dan Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. Selain itu, jika make up anda terlalu tebal, maka kurang sehat untuk wajah anda karena kulit wajah tidak dapat bernafas dengan baik dan menyisakan residu yang berlebihan pada wajah sehingga jika tidak telaten dapat menyebabkan jerawat di wajah. Apalagi ada beberapa muslimah yang mungkin malas berwudhu atau hanya berwudhu sekedarnya saja dengan alasan menjaga riasan wajah agar tetap awet.
  • Kesalahan lainnya dalam berkerudung, diantaranya adalah tidak memakai kaos kaki, mengenakan blus yang pendek, memakai rok dengan belahan tinggi serta mengenakan kerudung yang terbuat dari bahan yang tipis/jarang.

keuntungan memakai kerudung


Sebagai manusia biasanya kita memiliki sifat  mau melakuan sesuatu jika itu memberikan keuntungan bagi kita , begitu pula dalam hal mengenakan kerudung. Kita sering berfikir, untuk apa sih memakai kerudung ? gak ada untungnya, pake kerudung kan bikin gerah, ribet, bikin rambut rusak lagi. Ya memang jika dibandingkan, memakai kerudung akan membuat kita lebih cepat merasa gerah daripada pada saat tidak mengenakan kerudung. Tapi bukankah sesuatu yang  tidak kita sukai belum tentu tidak baik untuk diri kita?? Sebagai contohnya, obat. Obat merupakan sesuatu yang tidak disukai hampir oleh semua orang, tapi obat sangatlah baik untuk kesehatan kita. Begitu juga kerudung, biasanya orang yang telah terbiasa tidak mengenakan kerudung tidak suka mengenakan kerudung namun sesungguhnya kerudung sangatlah baik untuk kita. Memakai kerudung akan memberikan banyak keuntungan atau manfaat  untuk kita, antara lain :
1.       Terhindar dari dosa dan azab Alloh SWT.

Sebagai seorang muslimah telah diwajibkan untuk menutup  aurat, salah satunya dengan memakai jilbab atau kerudung. Hal ini telah tercantum dalam dalam Al-Qur’an :
Surat Al-Ahzab ayat 59
Artinya: Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya* ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
* Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
Bagi siapa yang tidak mematuhi perintah Alloh SWT, maka akan datang padanya azab yang pedih. Alloh SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Anfaal:32
وإذ قالوا اللهم إن كان هذا هو الحق من عندك فأمطر علينا حجارة من السماء أو ائتنا بعذاب أليم (الأنفال: 32)
Dan ingatlah ketika mereka katakan: Ya Allah andai hal ini (Al-Qur'an) adalah benar dari sisimu maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.

2.      Terhindar dari hawa nafsu kaum adam

Perempuan yang mengenakan jilbab akan lebih disegani oleh lawan jenis. Ketika seorang perempuan yang mengenakan jilbab berjalan didepan laki-laki biasanya disapa dengan salam, namun jika seorang perempuan dengan mengenakan pakaian ketat yang berjalan biasanya akan disapa dengan suitan dan ada pula tidak segan mencolek-colek perempuan tersebut. Hal ini menimbulkan syahwat dan  akan merugikan bagi sang perempuan dan sang lelaki karena akan menimbulkan dosa.

3.      Senantiasa mendapatkan pahala dari Alloh SWT

Pahala akan terus-menerus diperoleh oleh perempuan yang bersedia menutup auratnya karena itu berarti ia telah bersedia melasanakan perintah Alloh SWT.

4.      Akan terlihat lebih anggun

Perempuan yang bersedia menutup auratnya meskipun mungkin ia tidah begitu cantik wajahnya namun ia akan mempunyai aura tersendiri yang terpancar dari dalam dirinya. Dengan ada jilbab dan busana muslim ia akan terlihat lebih anggun dan santun.

5.      Menghindarkan diri kita dari kejahatan dan fitnah

Seorang perempuan yang mengenakan kerudung ketika ia difitnah, fitnah tersebut tidak akan mudah dipercaya oleh orang lain karena orang yang menggunakan kerudung biasanya memiliki image bahwa ia berakhlak baik dan paling tidak mengetahui tentang perbuatan yang dianjurkan atau yang dilarang oleh Alloh SWT, sehingga akan mencegah dan menghambat terjadinya fitnah.

6.      Akan dihormati oleh siapapun

Seorang perempuan yang mengenakan kerudung biasanya akan dipandang sebagai seseorang yang mengetahui hukum agama sehingga akan lebih dihormati oleh orang lain.

7.      Menutup aib atau cacat yang ada pada tubuh kita

Ketika seseorang mengenakan kerudung serta busana muslim, sebagian besar anggota tubuhnya akan tertutup sehingga ketika ia mempuyai suatu cacat pada tubuhnya tidak akan terlihat. Hal ini juga akan menghindari datangnya celaan dari orang lain sehingga mencegah bertambahnya dosa.

8.      Menghindari diri kita dari berbagai penyakit

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-tahun. dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat didalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas.
Oleh karena itu mari kita bersama-sama belajar untuk menjalankan perintah-Nya dalam menutup aurat kita sembari memperbaiki akhlak dan ibadah kita. Karena takkan ada gunanya memakai kerudung tanpa diimbangi dengan perilaku yang baik dari kita, tidak akan ada gunanya jika hanya dijadikan sebagai tameng, agar kita dihormati oleh orang lain ataupun agar mendapatkan pujian dari sesama manusia. Yang terpenting adalah demi mendapatkan keridhoan dari Alloh SWT.
Semoga bermanfaat....:)


Rabu, 05 Desember 2012

pecel rengkek khas jombang

Mungkin Anda yang berasal dari Jawa Timur tak asing lagi dengan nasi pecel karena telah menjadi salah satu “trade mark” kuliner Jawa Timur. Makanan yang racikan bumbunya berasal dari kacang tanah lalu diulek bersama-sama dengan aneka bumbu seperti cabe, sedikit bawang putih, sedikit gula pasir, gula jawa atau gula kelapa, garam, dan tak ketinggalan umbi kencur dan daun jeruk purut yang membuat aroma bumbu pecel menjadi sangat khas ini, tersebar dan dikenal seantero Jawa Timur.
Saya menamakan Pecel Rengkek, karena saya terbiasa menyebutnya begitu dan memang penjualnya, yang kesemuanya kaum ibu paruh baya itu membawa semacam box yang terbuat dari kayu dan tripleks, yang orang-orang terkadang juga menyebut box ini dengan ronjot, ditaruh di atas sepeda atau sepeda motor. Saya lebih enjoy menyebut box-nya dengan “rengkek”, meskipun ini kurang tepat, karena “rengkek” biasanya terbuat dari bambu.
Pecel Rengkek di Jombang tidak dijajakan sembarang waktu. Pecel ini umumnya mudah dijumpai dikala pagi hari selepas subuh hingga matahari naik dua-tiga penggalah. Biasanya penjualnya menjajakan keliling di jalan-jalan protokol yang kalau pagi masih relatif sepi, kompleks-kompleks perumahan, dan jalan-jalan kecil lainnya. Namun, yang paling banyak adalah mangkal di tempat-tempat keramaian dan strategis lainnya seperti alun-alun, stasiun, perempatan jalan dekat RSUD Jombang, depan GOR Jombang, sepanjang trotoar Kebonrojo dan sebagainya.
rempeyek
Sedangkan para pembeli pecel ini dari berbagai kalangan, mulai dari tukang becak, pekerja kantoran yang berangkat mruput, para “olahragawan” yang setiap pagi selesai menggerakkan badan, atau bapak-bapak yang mungkin istrinya tak sempat masak pagi atau memang malas memasak. Saking banyaknya penggemar pecel ini, seringkali pembeli harus rela antri menunggu giliran untuk “dilayani”, meskipun antriannya tak separah antrian mengambil BLT atau antrian pembeli BBM yang akhir-akhir ini marak di negeri yang katanya cassing-nya berbentuk republik tetapi sejatinya jerohan-nya kerajaan ini.
Yang menarik, penyajian Pecel Rengkek tidak dengan menggunakan piring, tetapi disajikan dengan pincuk daun pisang yang dilapisi dengan kertas koran atau kertas minyak. Jadi kesan tradisionalnya masih ada, dan justru inilah yang menambah daya tariknya juga “daya dobrak” rasanya sehingga semakin memporak-porandakan indera pengecap penikmatnya.
Harganya tak terlalu mahal, cukup dengan harga rata-rata 2000,- kita sudah mendapatkan satu porsi Pecel Rengkek yang nyamleng plus segelas air mineral. Satu porsi Pecel Rengkek ini terdiri atas nasi, aneka sayur (kangkung, bayam, selada, irisan mentimun, daun pepaya, tauge dan lain-lain sayur yang jenisnya sepertinya tergantung musim), rempeyek kacang terkadang rempeyek ebi (udang kering), serundeng, telur ceplok, tempe goreng dan tentu saja siraman sambal pecel. Kalau kita mau, kita juga dapat menambah dengan sayur lodeh ataupun sambal tumpang. Makanan dengan kombinasi yang mendekati anjuran para ahli gizi, empat sehat, dimana sumber karbohidrat, protein, lemak dan vitamin plus tingkat serat yang tinggi, tersedia dalam sepincuk Pecel Rengkek.
Khusus mengenai sambal tumpang, bahan dasar pembuatannya dari tempe yang telah “membusuk” kemudian dihancur-leburkan. Entah mengapa dinamakan sambal tumpang, saya kurang tahu persis. Mungkin karena sambal ini diletakkan di atas atau menumpang di atas sambal pecel lantas disebut dengan “sambal tumpang”. Bisa jadi, dan saya berharap Mbak Elsa nun jauh di Jalan Merdeka Jombang sana, bisa menjelaskan kepada saya lebih detail lagi tentang sambal tumpang ini.
Masih penasaran dengan Pecel Rengkek ini? Sekali-kali cobalah datang ke Jombang ketika hari masih pagi, dimana suasana masih repet-repet dan udara dingin menyelimuti kota ini. Anda akan menemukan sensasi lain dan ke-nyamleng-an dari Pecel Rengkek ini. Selamat mencoba!